CHAT WhatsApp

Baca dan pahami, berikut daftar penyakit kronis yang dapat menyerang di usia muda

shape image

Baca dan pahami, berikut daftar penyakit kronis yang dapat menyerang di usia muda

Berikut Daftar Penyakit Kronis Yang dapat Menyerang Siapa Saja di Usia Muda

Di abad ini, Anak berumur 10 - 15 Tahun adalah tergolong anak-anak dan diatas 15 Tahun Sampai 20 tahun, termasuk golongan remaja, dan usia 20 - 35 termasuk golongan dewasa. dimana usia dari  golongan remaja dan dewasa tersebut identik dengan keceriaan, dinamisme serta perkembangan baik segi fisik dan mental.

Tetapi, masa-masa sekarang ini kita sering mendengar dan mengetahui banyak orang di usia muda yang termasuk ke dua golongan diatas tersebut menderita penyakit penyakit yang dahulu dikaitkan dengan usia lanjut.

Salah satunya adalah penyakit Stroke, dahulu penyakit ini sering dikaitkan dengan penyakit orang tua tetapi sekarang kenyataanya sangat berbeda, penyakit tersebut bisa menyerang seseorang di usia muda.

Berdasarkan dengan hal ini para ahli mengatakan penyakit kronis tersebut dapat dipicu oleh banyak faktor penyebab diantara adalah diet buruk, pengaruh keadaan lingkungan, termasuk kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, dan sedikit oleh faktor keturunan, dan saat ini penyakit kronis tersebut menjadi penyebab utama kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mempublish laporan kondisi secara keseluruhan mengenai penyakit-penyakit tidak menular yang dalam tahun 2008 mengakibatkan 63 persen kematian.

Delapan puluh persen dari kematian itu terjadi di negara-negara berkembang, berikut adalah daftar negara-negara berkembang di dunia.

Untuk itu mari kita pahami dan kenali beberapa penyakit kronis yang dapat menyerang di usia muda:


1. Batu ginjal

Tidak banyak melakukan pergerakan atau berolahraga menjadi masalah di era yang serba dimudahkan dengan kemajuan teknologi. Tentunya Hal ini berdampak pada meningkatnya angka remaja obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas atau berat badan berlebih cenderung lebih dapat memicu penyakit batu ginjal dibandingkan rekan-rekannya yang berat badannya normal.

Para pakar melakukan penelitian terhadap gaya hidup dan pola diet yang mungkin menjadi penyebabnya. Banyak ditemukan, anak-anak kadang tidak minum cukup air dan makan makanan yang mengandung garam dalam kadar tinggi sehingga dapat meningkatkan kalsium kemih. Semua hal yang dapat meningkatkan kalsium dalam urin diketahui dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.


2. Stroke

Menurut statistik Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, rasio stroke di Indonesia sebesar 12,1 persen per 1.000 penduduk. Angka tersebut meningkat dari Riskesdas 2007 sebesar 8,3 persen per 1.000 penduduk.

Sekarang “Stroke dapat menyerang semua usia, mulai dari anak anak, usia muda sampai usia tua. semakin lanjut usia semakin besar risiko terkena stroke,” sebut Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional (PON), dr Mursyid Bustami, SpS(K), KIS, MARS.

Perlu di ketahui bahwa usia paling rentan menderita stroke adalah di usia 65 tahun, namun dengan gaya hidup saat ini yang cendrung lebih banyak duduk diam menggunakan gadget, menonton tv, stroke bisa menyerang manusia sejak umur 20 tahun hingga umur 30 tahunan.

semua itu didukung dengan gaya hidup anak muda zaman sekarang yang cendrung kurang memperhatikan kesehatan, mulai dari kurang gerak atau kurang berolahraga ,tingkat stres yang tinggi, makanan yang tinggi lemak jenuh, maupun makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi, ditambah dengan kebiasaan minum minuman beralkohol dan merokok.


3. Hipertensi (Sekunder)

Hipertensi sekunder adalah kondisi tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh penyakit tertentu. seperti gangguan pada pembuluh darah, jantung, ginjal, atau sistem endokrin. dan hipertensi ini bisa menyerang kelompok umur manapun, termasuk usia pasien di bawah 30 tahun.

Kondisi ini berbeda dengan darah tinggi pada umumnya (hipertensi primer) yang penyebabnya tidak diketahui. Yang Lebih Sering Menyerang Usia Tua, diatas 50 Tahun


4. Serangan jantung (Heart Attack)

Serangan jantung pada dasarnya terjadi ketika darah tidak dapat mengalir ke jantung biasanya dikarenakan adanya penyumbatan di pembuluh darah yang mengarah ke jantung, dan bisa juga dikarenakan darah mengental dan menggumpal.

Tanpa darah, jaringan kehilangan oksigen dan mati.Gejala berupa rasa sesak atau nyeri di dada, leher, punggung, atau lengan, serta kelelahan, limbung, detak jantung abnormal, dan kecemasan.

Serangan jantung biasanya banyak menyerang pria berusia di atas 30 tahun. Namun mereka yang berusia di bawah 30 tahun juga bisa kena, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner.

Beberapa faktor risiko yang bisa memicu serangan jantung dan harus diwaspadai di antaranya kebiasaan merokok, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi.


5. Radang sendi

Radang sendi atau artritis adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi, bisa di sebabkan oleh karena suatu penyakit atau penipisan dan kerusakan tulang rawan. Sehingga menyebabkan sendi menjadi kaku dan sulit untuk digerakkan.

Radang sendi bisa dialami oleh semua golongan usia, termasuk remaja dan anak-anak. Namun, kondisi ini paling sering terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun.

Radang sendi bisa disebabkan oleh beragam hal. Salah satunya adalah penumpukan kristal asam urat yang dikenal dengan gout arthritis.

memodifikasi gaya hidup untuk mengurangi kegiatan naik-turun tangga. Namun, harus diimbangi juga dengan aktif bergerak agar tidak memperberat kondisi sendi.



6. Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling fatal. Melanoma terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen yang memberikan warna pada kulit menjadi bersifat kanker.

Salah satu cara untuk menghindari terkena penyakit kanker kulit adalah dengan tidak terlalu sering berjemur antara pukul 10 pagi hingga 2 siang tanpa menggunakan tabir surya atau Sun Protecting Factor (SPF).

Tabir surya dengan nilai SPF-30 lebih disarankan, namun SPF-15 dianggap sudah cukup memberikan perlindungan. Usia yang rentan menderita Melanoma adalah 50 tahun ke atas namun usia remaja akhir sampai usia awal 20 an juga dapat terkena.


7. Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh atau keropos, karena kecepatan pembentukan tulang baru lebih lambat daripada pembuangan jaringan tulang lama.

Osteoporosis bisa dicegah dengan memperbanyak asupan kalsium dan vitamin D, serta menghindari rokok.

Olahraga teratur juga penting, karena otot yang kuat akan membantu rangka tubuh dalam menopang berat badan. Usia yang rentan menderita Osteoporosis adalah 65 tahun ke atas namun usia 50 tahun juga dapat terkena.



8. Kanker payudara

Kanker payudara adalah kondisi ketika sel kanker terbentuk di jaringan payudara. Kanker bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara

Menurut penelitian, risiko kanker payudara dapat diturunkan dengan olahraga teratur, menjaga berat badan tetap ideal, membatasi alkohol agar tidak berlebihan dan menghindari rokok.

Disamping faktor keturunan, penyebab pasti penyakit ini belum diketahui, untuk itu deteksi dini paling penting dilakukan dengan sering-sering meraba adanya benjolan. Usia yang rentan menderita Kanker payudara adalah 45 tahun ke atas namun dapat pula terjadi di usia remaja.


9. Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap. Usia yang rentan menderita Alzheimer adalah 65 tahun ke atas namun dapat pula terjadi di 40 tahunan.

Penyebab pasti penyakit Alzheimer belum diketahui. Akan tetapi diduga Alzheimer terjadi karena pengendapan protein di dalam otak, sehingga menghalangi asupan nutrisi ke sel-sel otak.

Namun beberapa hal bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculannya, misalnya dengan rajin mengisi teka-teki silang, belajar bahasa asing dan juga bermain musik.


10. Asam urat (Gout)

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian.

Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Usia yang rentan menderita Asam urat (Gout) adalah 50 hingga 60-an tahun namun dapat pula terjadi di 30 tahunan.

Obesitas dan konsumsi alkohol merupakan faktor risiko utama serangan gout di usia muda, sehingga berat badan perlu dikontrol jika tidak ingin mengalaminya.

Namun perlu diingat, diet ekstrem yang berdampak pada penurunan berat badan secara singkat dan dramatis juga bisa meningkatkan risiko pengkristalan asam urat.


11. Diabetes tipe-2

Diabetes dikenal juga oleh masyarakat sebagai ‘penyakit gula’ atau ‘kencing manis’. Diabetes terbagi menjadi 2 jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Meski memiliki gejala yang sama, ada perbedaan di antara keduanya.Berikut adalah Perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2

Berbeda dari diabetes tipe 1 yang merupakan kondisi bawaan sejak lahir, diabetes tipe 2 jauh lebih memungkinkan untuk dicegah. Kuncinya, yakni pola makan seimbang dan rendah kalori serta aktivitas fisik yang juga seimbang dengan asupan kalorinya. Usia yang rentan menderita Diabetes tipe-2 adalah 40 hingga 50-an tahun namun dapat pula terjadi sejak usia anak anak.

Pastikan diri Anda dan keluarga yang Anda cintai selalu menjaga kesehatan dan serta melindungi diri dengan Asuransi Kesehatan AXA.

Beberapa pilihan produk, salah satunya adalah Produk Maestro Optima Care. Hanya dengan 1 Jutaan /Bulan, Proteksi Dana Kesehatan Anda Kami Lindungi Mulai dari 20 Miliar - 50 Miliar Pertahun, Mulai dari Seluruh Rumah sakit di indonesia, Malaysia, Asia dan Australia, Seluruh dunia kecuali Amerika Serikat. 


Post a Comment

© Copyright 2019 axa.my.id - Agen Resmi Asuransi AXA Financial Indonesia

Form WhatsApp

This order requires the WhatsApp application.

Order now